Pemda Pemalang Menyerah? Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Modern di Desa Purana Dibatalkan

Bupati Pemalang Saat Memberikan Keterangan Pers di Depan Puluhan Awak Media. Dok/Foto : Tangkapan Layar.

Pemalang – Bupati Pemalang, H. Mansur Hidayat, S.T.,M.ling, mengumumkan pembatalan rencana pembangunan proyek pengolahan sampah modern di Desa Purana, Kecamatan Bantarbolang, “Ya, kita (Pemda Pemalang) tidak jadi membangun TPA di Desa Purana, dikarenakan warga setempat menolak,” kata Bupati Pemalang H. Mansur Hidayat, usai menghadiri acara penandatanganan MoU MBKM ITB Adias di Jalan Tegalmlati Petarukan. Senin (24/6/2024).

Menurutnya, persoalan pengolahan sampah ini menjadi kepentingan bersama bukan hanya kepentingan Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang maupun untuk kepentingan dirinya pribadi. “Masalah sampah ini kan kepentingan semua masyarakat Kabupaten Pemalang, bukan kepentingan saya pribadi,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Mansur Hidayat juga menyampaikan rencana pengelolaan sampah ke depan akan difokuskan pada tingkat desa. Ia memberikan contoh keberhasilan Desa Penggarit dan Desa Bulakan yang telah menerapkan pengelolaan sampah menjadi kompos dan bio karbon, yang bermanfaat sebagai pupuk organik untuk pertanian.

“Kita sudah pernah memanen padi dengan menggunakan pupuk kompos hasil dari pengelolaan sampah di desa tersebut, dan hasilnya sangat memuaskan bahkan saya sudah pernah mengkonsumsinya dan rasanya juga enak,” ungkapnya.

“Sudah ada contoh di kota-kota dan bahkan di luar negeri tentang bagaimana pengelolaan sampah bisa memberikan manfaat tanpa menimbulkan bau,” tutup Mansur Hidayat.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Purana, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, menunjukkan penolakan mereka secara massal terhadap rencana pemerintah daerah untuk membangun Tempat Pengolahan Akhir (TPA) di wilayah mereka. Demonstrasi yang diikuti ribuan penduduk tersebut adalah respon atas keputusan Pemerintah Daerah (Pemda) Pemalang yang awalnya ingin menempatkan TPA di Desa Purana. (Joko L/Mas All)

Rekomendasi Berita

Back to top button